Pertanyaan Tata : “Faktor penentu pesatnya pembangunan Jepang adalah masih mempertahankan
nilai-nilai tradisional. Nilai-nilai tradisional seperti apa yang di maksud?
Apa pengaruh dan peran nilai-nilai tersebut bagi pembangunan/kebangkitan
Jepang? “
Jawaban : “Nilai tersebut berasal pertama kali pada masa Restorasi
Meiji (1868), yang kemudian membentuk mental orang Jepang berubah lebih baik
dari sebelumnya. Karakter mulia yang dibangun Kaisar Meiji adalah karakter membaca
dan menulis. Begitu tingginya kesadaran Kaisar tentang ini sehingga enam tahun
kemudian (1874), wajib belajar 6 tahun sudah diterapkan di Jepang. Program
pengiriman pelajar ke luar negeri digalakkan secara massif, seperti halnya
program penerjemhan buku-buku pengetahuan. Mereka mengerti bahwa keunggulan
literer dan intelektual adalah pilar utama yang menjadi pembangkit mereka dari
keterpurukkan. Jadi jelas, bahwa ilmu pengetahuan (menguatnya budaya literasi)
mampu memajukan nasib sebuah bangsa. Seperti yang dikatakan oleh Yukichi, tokoh
cerita di Jepang, bahwa, ”Meski miskin, orang berilmu akan tetap berharga!”



0 komentar:
Posting Komentar
Tolong berikan tanggapan Anda!