Minggu, Maret 25, 2012

Dialog Sang Bayi dan Allah Ketika Sang Bayi Akan di Turunkan Ke Dunia

Suatu ketika seorang bayi siap untuk di lahirkan ke dunia menjelang di turunkan dia bertanya kepda Tuhan.

"Para malaikat disini Mengatakan bahwa besok engkau akan Mengirimkanku ke dunia. Tetapi Bagaimana cara saya hidup di sana saya begitu kecil dan lemah ?" Kata Si Bayi

Allah SWT Menjawab "Aku Telah Memilih Satu malaikat Untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu".

Tetapi di Syurga apa yg saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, Itu sudah cukup bagi Saya untuk Bahagia" Demikian Kata si Bayi.

Allah SWT Menjawab "Malaikatmu Akan Bernyanyi dan tersenyum Untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan jadi lebih berbahagia".

Si bayi pun Menjawab lagi "dan apa yg dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepdamu ?".

Sekali lagi Allah SWT Menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana Caramu Berdo'a".

Si bayi pun Masih belum puas, ia pun bertanya lagi. "Saya Mendengar bahwa di Bumi banyak orang jahat. Siapa yg akan melindungi saya".

Dengan Penuh kesabaran Allah SWT Menjawab. "Malaìkatmu akan Melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun".

Si bayì pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, "Tapi Saya akan Bersedih karena tidak melihat engkau lagi ?"

Dan Allah SWT menjawab, "Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun Sesungguhnya Aku selalu berada di Sisimu".

Saat itu Syurga begitu Tenangnya, Sehingga Suara dari bumi terdengar dan sang bayi dengan suara lirih Bertanya, "Jika Saya harus pergi sekarang, bisakah engakau memberitahuku siapakah nama malaikat yg engakau ceritakan di rumahku nanti?"

Allah SWT Menjawab, "kamu dapat memanggil Malaikatmu dengan sebutan IBU"

Kenanglah Ibu yg selalu Menyayangimu dengan penuh ikhlas,.

Ingatlah ketika ibumu menitiskan air mata, ketika dirimu sedang terbaring sakit.

Ingatlah ketika ibumu selalu mendo'akanmu untuk keberhasilanmu.

Sesekali Pulanglah dan peluklah ibumu yg selalu mengimpikan kehadiranmu.

Ibu . . .
Ibu . . .
Ibu . . .

0 komentar:

Posting Komentar

Tolong berikan tanggapan Anda!

Dialog Sang Bayi dan Allah Ketika Sang Bayi Akan di Turunkan Ke Dunia

| |

Suatu ketika seorang bayi siap untuk di lahirkan ke dunia menjelang di turunkan dia bertanya kepda Tuhan.

"Para malaikat disini Mengatakan bahwa besok engkau akan Mengirimkanku ke dunia. Tetapi Bagaimana cara saya hidup di sana saya begitu kecil dan lemah ?" Kata Si Bayi

Allah SWT Menjawab "Aku Telah Memilih Satu malaikat Untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu".

Tetapi di Syurga apa yg saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, Itu sudah cukup bagi Saya untuk Bahagia" Demikian Kata si Bayi.

Allah SWT Menjawab "Malaikatmu Akan Bernyanyi dan tersenyum Untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan jadi lebih berbahagia".

Si bayi pun Menjawab lagi "dan apa yg dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepdamu ?".

Sekali lagi Allah SWT Menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana Caramu Berdo'a".

Si bayi pun Masih belum puas, ia pun bertanya lagi. "Saya Mendengar bahwa di Bumi banyak orang jahat. Siapa yg akan melindungi saya".

Dengan Penuh kesabaran Allah SWT Menjawab. "Malaìkatmu akan Melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun".

Si bayì pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, "Tapi Saya akan Bersedih karena tidak melihat engkau lagi ?"

Dan Allah SWT menjawab, "Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun Sesungguhnya Aku selalu berada di Sisimu".

Saat itu Syurga begitu Tenangnya, Sehingga Suara dari bumi terdengar dan sang bayi dengan suara lirih Bertanya, "Jika Saya harus pergi sekarang, bisakah engakau memberitahuku siapakah nama malaikat yg engakau ceritakan di rumahku nanti?"

Allah SWT Menjawab, "kamu dapat memanggil Malaikatmu dengan sebutan IBU"

Kenanglah Ibu yg selalu Menyayangimu dengan penuh ikhlas,.

Ingatlah ketika ibumu menitiskan air mata, ketika dirimu sedang terbaring sakit.

Ingatlah ketika ibumu selalu mendo'akanmu untuk keberhasilanmu.

Sesekali Pulanglah dan peluklah ibumu yg selalu mengimpikan kehadiranmu.

Ibu . . .
Ibu . . .
Ibu . . .

0 komentar:

Posting Komentar

Tolong berikan tanggapan Anda!

.